Standarisasi Penamaan Pelanggan Corporate & Service VLAN lintas perangkat MikroTik, Huawei switch, router, dan dokumen operasional.
• Tracing pelanggan dari router ke switch memakan waktu lebih lama.
• Audit kapasitas dan status link seringkali tidak akurat.
• Handover tugas antar teknisi dan troubleshooting NOC rentan salah interpretasi data.
NOC bisa melacak Service ID yang sama persis di seluruh perangkat & database dalam hitungan detik.
Sinkronisasi status VLAN, bandwidth, dan port switch dengan Master Database menjadi 100% konsisten.
Nama pendek terstandar mengeliminasi risiko salah mengonfigurasi atau menghapus port milik pelanggan lain.
Mempermudah ekspansi POP baru dan integrasi ke jaringan Layer 2 transport modern tanpa merombak ulang identitas.
Jangan jadikan VLAN sebagai identitas utama pelanggan. VLAN adalah atribut teknis yang bisa berubah.
ID internal konstan. Tetap stabil walaupun rute fisik, port, atau VLAN berubah.
Menandakan jenis dan jalur layanan khusus. Satu Customer ID bisa memiliki >1 Service ID.
Atribut teknis Layer 2. Bisa disesuaikan/berubah kapan saja demi optimalisasi routing.
Detail perangkat, lokasi fisik POP, bandwidth, status. Disimpan di master database.
GE0/2/5 MafaNet(Maliki)
VLAN 1654 Limitasi MAfaNet
GE0/2/4 Kecamatan BramItam
VLAN 1652 qos vlan 1652 40M
GE0/2/3 DIDI-HJ.EFENDI(Prt-Yakub)
VLAN 1668
Wajib di posisi terdepan agar pencarian filter CLI perangkat sangat mudah & cepat.
Semua nama wajib UPPERCASE agar konsisten saat dibaca di terminal atau laporan.
Gunakan spasi (bukan underscore) pada description port & VLAN Huawei demi estetika.
Hilangkan tanda (), /, & dan ganti menjadi spasi agar tidak merusak parsing program.
VLAN tetap ditulis di ujung belakang, tetapi bukan sebagai acuan kunci utama.
Singkat nama panjang secara logis: KECAMATAN → KEC, PARIT → PRT, SUNGAI → SG.
Nama objek fisik MikroTik dibatasi tetap pendek agar nyaman diekspor atau diparsing CLI. Informasi detail diletakkan pada parameter Comment.
Setiap VLAN atau port pelanggan wajib mencantumkan Customer ID unik yang terdaftar resmi di Master Database.
VLAN internal dilarang menggunakan Customer ID. Wajib menggunakan penunjuk fungsi: MGMT, BB, WAN, POP, SVC.
Customer ID • Service ID • VLAN • Bandwidth • POP • Router • Switch • Port • Path/Trunk • Status • Notes
VLAN, port, bandwidth, dan jalur boleh dinamis mengikuti perubahan topologi jaringan. Namun, Customer ID & Service ID tetap menjadi jangkar identitas utama yang absolut.